Lavender Minyak Atsiri dan Manfaatnya

Lavender (Lavandula angustifolia) Essential Oil

Ilmuwan Perancis bernama René Gattefossé adalah yang pertama menemukan khasiat lavender untuk meningkatkan regenerasi jaringan dan mempercepat penyembuhan luka ketika lengannya terkena luka bakar parah akibat ledakan di laboratorium. Pada masa sekarang, lavender adalah salah satu dari sedikit jenis minyak atsiri yang masih tercatat dalam British Pharmacopeia.

Manfaat Lavender Minyak Atsiri:

  • Antiseptik
  • Antijamur
  • Analgesik
  • Antitumor
  • Antikonvulsan
  • Vasodilatasi
  • Relaksan
  • Anti inflamasi
  • Mengurangi kolesterol/lemak darah
  • Melawan kelebihan sebum pada kulit

 

Penggunaan:

  • Infeksi pernapasan
  • Tekanan darah tinggi
  • Arteriosklerosis
  • Masalah menstrual/PMS
  • Masalah kulit (perbaikan perineum, jerawat, eczema, psoriasis, bekas luka, stretch mark)
  • Luka bakar
  • Kerontokan rambut
  • Imsonia
  • Ketegangan saraf

 

Pengaruh Aroma: Menenangkan, menghilangkan ketegangan, dan menyeimbangkan, baik secara fisik maupun emosional. Lavender tercatat dapat meningkatkan konsentrasi dan ketajaman mental.

Peneliti di University of Miami menemukan bahwa inhalasi minyak lavender meningkatkan gelombang beta dalam otak, yang dipercaya dapat meningkatkan relaksasi. Lavender juga mengurangi depresi dan meningkatkan performa kognitif (Diego MA, et al., 1998). Penelitian di Osaka Kyoiku University pada tahun 2001 menunjukkan bahwa lavender menurunkan tingkat stress dan meningkatkan kewaspadaan (Motomura, 2001).

Petunjuk Pemakaian:

  • Aromatik: Lakukan proses difusi hingga 1 jam sebanyak 3 kali sehari atau lakukan inhalasi langsung.
  • Topikal: Gunakan 2-4 tetes pada bagian tubuh yang diinginkan, pada titik cakra, dan/atau titik Vita Flex. Pelarutan tidak diperlukan kecuali untuk kulit yang sangat sensitif.
  • Pelengkap Makanan: Masukkan 2 tetes dalam kapsul. Konsumsi hingga 3 kali setiap hari.

 

Peringatan: Lavender murni sering tercemar karena bercampur dengan lavender hibrida (lavandin), linalool sintetis dan linalil asetat, atau bahan kimia pembuat aroma sintetis seperti ethyl vanillin.

 Data Teknis: Keluarga Tumbuhan: Lamiaceae; Asal Tumbuhan: Utah, Idaho, Perancis; Metode Ekstraksi: Distilasi uap dari bunga; Konstituen Utama: Linalyl Acetate (21-47%), Linalol (23-46%), Cis-Beta-Ocimene (1-8%), Trans-Beta-Ocimene (1-5%), Terpinen-4-ol (1-8%); ORAC: 360 µTE/100g

Baca Juga :  Myrtle Minyak Atsiri Dan Manfaatnya

Untuk Pemesanan dan Join Member Silahkan Klik Link dibawah Ini

WHATSAPP  VIEW PRODUCT